Senin, 30 Juli 2012

Perang Tani di Jerman Friedrich Engels(1850)

[5] KATA PENGANTAR DARI ENGELS UNTUK EDISI KEDUA Karya ini ditulis di London dalam musim panas tahun 1850, di bawahpengaruh yang jelas dari kaum kontra-revolusi, yang baru sajadiselesaikan. Karya ini muncul pada tahun 1850 dalam terbitan ke-5dan ke-6 dari Neue Rheinische Zeitung, sebuah majalah ekonomipolitik yang dieditori oleh Karl Marx di Hamburg. Teman-temanpolitik saya di Jerman ingin melihatnya dalam bentuk buku, dandengan ini saya memenuhi keinginan itu, karena, sayangnya, masalahitu masih saja menarik perhatian dalam ketepatan waktu.Karya ini tidak dimaksudkan untuk menyajikan bahan-bahan yangterkumpul secara terpisah. Sebaliknya, semua bahan yang adahubungannya dengan pemberontakan petani dan Thoman Muenzertelah diambil dari karya Zimmermann yang bukunya, meskipunmenunjukkan lubang-lubang di sana-sini, namun masih merupakansajian terbaik dari fakta itu. Lagi pula, Zimmermann tua sangatmenyukai masalah ini. Insting revolusioner yang sama, yang di sinimembuatnya menjadi pembela kelas-kelas tertindas, belakangan jugatelah membuatnya menjadi salah seorang tokoh sayap kiri ekstremterbaik di Frankfurt.Meskipun demikian, apabila penyajian kembali dari Zimmermann itukurang memiliki pertalian internal, apabila ia tidak berhasil dalammenunjukkan kontroversi politik maupun agama pada jaman itusebagai pencerminan dari perjuangan kelas yang terjadi secaraserentak,

Perang Tani di Jerman Engels (1850)

KATA PENGANTAR DARI ENGELS UNTUK EDISI KEDUA Karya ini ditulis di London dalam musim panas tahun 1850, di bawah pengaruh yang jelas dari kaum kontra-revolusi, yang baru saja diselesaikan. Karya ini muncul pada tahun 1850 dalam terbitan ke-5 dan ke-6 dari Neue Rheinische Zeitung, sebuah majalah ekonomi politik yang dieditori oleh Karl Marx di Hamburg. Teman-teman politik saya di Jerman ingin melihatnya dalam bentuk buku, dan dengan ini saya memenuhi keinginan itu, karena, sayangnya, masalah itu masih saja menarik perhatian dalam ketepatan waktu. Karya ini tidak dimaksudkan untuk menyajikan bahan-bahan yang terkumpul secara terpisah.

KOMENTAR Oleh: D. RIAZANOV, 1925

Empat ratus tahun telah berlalu sejak Perang Tani akbar di Jerman. Perang ini berbeda dengan berbagai pemberontakan kaum tani yang serupa pada abad ke-14 di Italia, Prancis, dan Inggris, karena pemberontakan-pemberontakan itu sedikit banyak lebih bersifat lokal dan diarahkan pada ekonomi uang yang pada waktu itu sedang dalam proses perkembangannya.